Menganggapmu bahwa, engkau yang selalu meneduhkan perasaanku di setiap panas amarah yang akan keluar secara menggebu-gebu adalah hal yang menyakitkan setelah nyatanya kau hanya sebagai bunga yang gugur dan terbang jauh pergi di terpa angin pengharapan meninggalkan goresan luka yang sangat terasa perihnya.